Postingan

Menampilkan postingan dengan label Traveling

Between Blue Fire, Silence, and Human Resilience

Gambar
Banyuwangi is often depicted in films as a place wrapped in mysticism stories of shamans and dark magic, seeming to follow its name everywhere. For years, that image stayed in my mind. Yet alongside it grew a quiet curiosity. I believe Banyuwangi was more than its myths. This corner of East Java holds extraordinary natural beauty, and for a long time, one dream stood above the rest: witnessing the Blue Fire of Kawah Ijen with my own eyes. My introduction to East Java began in Banyuwangi. I chose to travel by train from Jakarta, a journey that took nearly sixteen hours. Long, yes! but far from dull. Outside the window, concrete cityscapes slowly give way to endless stretches of green rice fields, calm and grounding. For travelers short on time or with a bigger budget, flying directly to Banyuwangi Airport takes less than two hours. I arrived at Banyuwangi Station around 7 pm Finding accommodation was effortless. The area around the station is filled with budget-friendly guesthouses, per...

Yogyakarta, You and I

Gambar
Lama tak menulis, padahal aku punya banyak kisah perjalanan yang menarik tapi baru sempet nulis. Ho oh aku sibuk sekali akhir-akhir ini. Psst..  lagi sibuk ngurusin hidup orang. 01 juni 2018 lalu, saya habis berkunjung ke jogya. Hooooh udah lama tapi baru sempet diceritain. Sibuk banget jadi aku tu 😭. Kalo kalian pengen tahu murah atau mahal nya trip ini. Aku gak bisa kasih kesimpulan soalnya masalah biaya itu kadang relatif. Dan kenapa terkadang kita effort lebih padahal bisa ngeluarin budget yg lebih dikit yaa kadang tergantung sikon sih yaa. Balik lagi masalah kenyamanan orang itu beda-beda. Aku sih tipe orang yang kalo jalan lebih suka backpaker ketimbang ikut open trip atau semacamnya bukan soal murah atau mahalnya. Ngerasa lebih bebas aja gitu nentuin destinasi, gak diburu-buru waktu, dan bisa suka-suka mau ngapain aja tanpa perlu gak enak-an sama peserta lain. Walopun lebih cape dan ribet, aku tetap lebih suka backpaker dah. 1. Transportasi Kami ke Yogya nai...

Mencari Kitab Suci ke Gunung Kencana

Gambar
Tanjakan Sambalado beneran bikin kaki bergetar "Naik gunung Yokk?" "Masa berdua?" "yaudah ntar gue cari temen 1 lagi" "bertiga doang dong? cewe semua lagii" kuy laaaahh.... Dan mereka pun akhirnya naik gunung.*TAMAT* EHH, belum... ** lagi-lagi diprakarsai oleh ide spontannya aku, akhirnya kami bertiga (Gue, Beng dan Nia) perempuan yang tidak begitu tangguh akan naik gunung. sound great gitu kan?. ini adalah naik gunung paling melodramatik dalam kancah per-naik gunung-an dan per-jalan-an saya. Diawali dari janjian ketemu jam 2 siang di terminal baranangsiang-Bogor. tentu saya saya sudah mengupayakan sekuat tenaga dan sebisa mungkin datang tepat waktu. percayalah teman-teman gak ada niat telat hari itu, karena saya paham betul bagaimana rasanya menunggu janji yang tidak tepat waktu moon maap saya curhat . :D. hari sabtu yang gak istimewa-istimewa amat kala itu, saya masih harus ngantor. satu-satu-nya karyawan yang paling mende...