Kisah perkenalan aku dengan cowok memang tidak pernah berakhir manis seperti di sinetron. Baiklah akan kuceritakan padamu... Entah, bagaimana skenario hidup yang dirancang oleh Tuhan, 2 minggu setalah resign dari Pekanbaru, akhirnya aku menyebrang ke pulau jawa, Tujuan utama memang bukan Jakarta, tentu saja kota impian saya adalah Yogyakarta atau Bandung kota paling Ramah dan Indah di Indonesia, tapi untuk mendapatkan pekerjaan di kota tersebut tidaklah mudah. Selain akan kalah cantik sama gadis-gadis jawa yang anggun dan ayu, lowongan pekerjaan disana tidak sebegitu banyak. Akhirnya aku menyerah jika harus berkarir di Jakarta, menjadi wanita Metropolitan tak apalah. Tetapi hidup ternyata menawarkan sesuatu yang lebih dramatis, melalui informasi seorang kawan aku melamar, melewati serangkaian test dan diterima. Awal yang indah saya menjalani Training di sebuah Hotel di Cipanas, Cianjur. Aihh... tempat yang sudah lama ingin kukunjungi aku selalu penasaran dengan keindahan ci...
Once upon a time on march, 19th 2017 Pernah sekali waktu ingin sekali melakukan jalan-jalan tapi gak ada temennya (jombloh). yaaah jalan-jalan sendiri sih udah biasa tapi kepengen banget pergi agak jauhan :D dan secara pribadi gue tertarik dengan berbagai kepercayaan semacam wisata religi terutama “Budha”. Di Semarang ada kuil Sam po kong. Ada Gereja Blenduk, ada Masjid Agung, ada Pura juga. Kota yang sangat menarik bukan?. Siapa sih yang gak excited kalo udah jalan-jalan?. semua orang ngerasain hal yang sama yee kan. Tapi kan semarang itu jauh?, gak punya cuti?, sabtu aja masih kerja ½ hari? Masa iya gue berani ke Semarang sendirian? LOL. Setelah melalui polemik panjang akhirnya, aku dan kakak yang kebetulan banget lagi mampir di jakarta (dari kalimantan) only for two days memutuskan berangkat ke Semarang di hari sabtu pukul 23.00 dengan Kereta Api. Yiaaaayiiii. Ini menjadi perjalanan yang seru buat kami berdua karena sebelumnya sama-sama belum pernah ke Semarang da...
Jadi sudah hampir setahun yang lalu, aku pernah naik ke gunung “pusuk buhit” kejadiannya setahun yang lalu tapi baru sempat nulis sekarang, tiba-tiba aku berasa sok Sibuk banget!. Jadi sebelum para readers yang mencaci aku mengenai pakaian yang gak banget buat ke gunung, sama seperti para mereka yang nge-liat foto-foto pendakian pusuk buhit, terus mencibir tentang style saya. Dulu sih aku sering ber -alibi bahwa dimanapun kita perlu memperhatikan nilai estetika , *Tsahhh. Nah, setelah melihat pakaian saya dari atas-sampai bawah, para readers mau mencibir juga? Gak apah aku mah udah biasa!. Aku bukan anak alay, yang pengen kekinian terus main ke gunung buat selpi . HELL NO!. Perjalanan kami memang tujuannya ke samosir, saya pikir waktu itu mau nge-pantai atau shoping-shoping cantik di pinggir danau toba. Pendakian ini juga tergolong mendadak dan tanpa persiapan, tapi karena pusuk buhit bukan gunung dengan tingkat kesulitan tertentu, maka sepatu/atau sandal biasa juga n...
Komentar
Posting Komentar